12 Makanan yang Buat Perut Bayi Kembung

Menjadi Ibu muda dan baru saja memiliki anak pasti banyak yang harus dipelajari. Dari mulai cara menyusui, memandikan bayi, memakaikan baju bayi, cara menggendong bayi, dan masih banyak lagi. Selain mempelajari cara merawat bayi, Ibu muda juga harus tahu apa saja yang nantinya akan dikonsumsi bayi. Asupan nutrisi untuk bayi harus pas tidak boleh berlebih apalagi kurang.

Saat bayi memasuki usia 6 bulan, sudah dapat diberikan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI). Pada usia ini Ibu muda harus pintar-pintar memilih makanan untuk si kecil. Salah memberikan makanan pada si kecil justru akan menimbulkan gangguan pencernaan. Salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami bayi adalah perut kembung.

Jangan remehkan kembung pada perut bayi, kerena kondisi ini akan menyebabkan nafsu makannya berkurang. Jika si kecil mulai susah makan, maka berat badannya akan turun. Pada akhirnya, hal ini akan memengaruhi tumbuh kembang bayi. Maka dari itu, kenali makanan apa saja yang menyebabkan perut bayi kembung.

Makanan yang Membuat Perut Bayi Kembung

Beberapa jenis makanan cenderung banyak mengandung banyak gas. Makanan ini bisa saja membuat perut bayi kembung, sehingga dia tidak nyaman dan akan rewel sepanjang hari. Berikut jenis makanan yang dapat membuat perut bayi kembung:

  • Aprikot
  • Brokoli
  • Jagung
  • Kacang
  • Kembang kol
  • Kol
  • Kentang
  • Oatmeal
  • Persik
  • Pir
  • Plum
  • Laktosa, yang biasanya terkandung dalam susu sapi

Jenis makanan di atas dapat menyebabkan perut bayi kembung, tapi tidak berlaku pada semua bayi. Setiap bayi memiliki kondisi fisik yang berbeda-beda. Terkadang ada bayi yang kembung setelah makan jagung, tetapi bayi lain tidak mengalaminya. Hal ini menandakan kondisi fisik dan sistem pencernaan bayi berbeda-beda. Jangan takut untuk mulai memberikan MPASI pada si kecil. Jika ragu segera konsultasikan hal ini dengan dokter spesialis anak.

Apabila perut bayi kembung akibat makanan yang mengandung gas, maka Anda dapat mengetahuinya dalam waktu dua jam setelah bayi menelan makanan tersebut. Biasanya butuh waktu dua sampai tiga hari bagi makanan tersebut untuk keluar dari pencernaan bayi.

Sebenarnya selain jenis makanan di atas, ada faktor lain yang menyebabkan perut bayi kembung. Perut kembung dapat diakibatkan dari kondisi kesehatan bayi, seperti alergi makanan dan susu, atau masalah pencernaan lainnya. Jika Anda menemukan gejala lain yang muncul pada bayi, sebaiknya segera periksakan kondisinya ke dokter spesialis anak.

Jika bayi Anda mengalami perut kembung, yang Anda harus lakukan adalah mengeluargan gas tersebut dengan cara membuat bayi besendawa. Cobalah tepuk dengan lembut bagian punggung bayi agar bersendawa. Bila tidak berhasil, baringkan bayi sebentar kemudian coba lagi. Cara lain untuk mengurangi perut kembung pada bayi adalah dengan meletakan bayi dalam posisi tengkurap, lalu gerakan kedua kaki bayi seperti gerakan mengayuh sepeda. Atau dapat dengan cara memandikan bayi menggunakan air hangat.