5 Tips Mudik Bersama Si Kecil

 

Lebaran sudah hampir di depan mata. Beberapa keluarga bahkan sudah mempersiapkan diri untuk mudik ke kampung halaman. Jika Anda berangkat dengan anak-anak tentu akan banyak yang perlu dipersiapkan. Berikut tips mudik bersama si Kecil.

  1. Berikan informasi dan jaga ekspektasi anak

Sebelum memulai perjalanan, siapkan anak dengan memberikan informasi tentang perjalanan yang akan dilakukan, misalnya kemana tujuannya, menggunakan transportasi apa, berapa lama durasi perjalanan, serta hal apa saja yang kira-kira akan ditemui selama perjalanan. Obrolan ini juga akan menambah perbendaharaan kata dan merangsang daya pikir anak.

Tak hanya itu, pastikan Anda berangkat ke airport atau terminal bis jauh lebih awal dari jadwal. Jika Anda mengemudi, sediakan satu jam “jeda”. Anda ingin berada dalam kondisi sesantai mungkin saat berlibur dengan anak, jadi hindari segala hal yang bisa menimbulkan stres bagi Anda.

  1. Siapkan “amunisi” lengkap

Seorang anak yang rewel dan anak yang tenang bisa membawa perbedaan besar bagi perjalanan Anda. Siapkan segala sesuatunya selengkap mungkin; dari mulai mainan favorit si kecil, buku yang sedang sering dibacanya, hingga cemilan kesukaannya. Jika Anda melakukan perjalanan udara, pastikan hal-hal penting tersebut berada dalam tas kabin Anda. Jangan sampai kekurangan suatu hal yang penting, misalnya popok sekali pakai – apabila anak belum lulus potty training – dan baju ganti. Untuk bayi, jangan lupa siapkan stok susu jika Anda tidak lagi menyusui si kecil.

Lain halnya ketika melakukan perjalanan darat dengan menggunakan kendaraan pribadi. Pastikan saja Anda sudah memaksimalkan kenyamanan di dalam mobil. Bantal dan selimut kesayangan si kecil bisa membantu ketika ia tidur.

Bawalah krim penangkal nyamuk, tisu basah dan hand sanitizer untuk menjaga kebersihan dan kesehatan mereka selama liburan.

Perlengkapan pertolongan pertama Anda juga sebaiknya mencakup obat untuk luka ringan, demam, serta pengukur panas. Selama hari raya, dokter dan klinik juga kemungkinan akan tutup.

  1. Berbagi pengetahuan

Anak-anak senang sekali mendapatkan cerita tentang segala sesuatu yang dilihatnya. Sebisa mungkin jadikan perjalanan mereka sebuah petualangan! Jika Anda sekeluarga naik pesawat, bagilah ilmu kepada si kecil, misalnya tentang awan-awan yang dilihat di luar jendela pesawat,mengapa tidak ada burung di ketinggian tersebut dan apa yang membuat pesawat bisa terbang.

Saat melakukan perjalanan darat, jawablah pertanyaan anak tentang kendaraan yang lewat, bunga yang mereka lihat di perjalanan, atau alasan mengapa Anda harus menjaga kecepatan mobil dan berhati-hati selama berkendara. Selain menghindarkan mereka dari kebosanan, percakapan dengan anak ini akan menambah rasa keingintahuan dan kecintaan belajar.

  1. Bagi tugas dan kerjasama

Apabila Anda dan pasangan berpergian dengan lebih dari satu orang anak, berbagilah tugas. Tentukan siapa yang akan mengawasi anak dan siapa yang akan membantu.

Anda juga bisa memberi “label” alias stiker jika berada di tempat yang sangat ramai atau harus berganti-ganti transportasi. Tempelkan stiker di bagian bawah baju anak, dimana Anda bisa menaruh nomor HP Anda – seandainya saja anak Anda hilang atau tersesat.

  1. Selalu fleksibel

Jika waktu perjalanan Anda tidak seketat ketika berpergian dengan pesawat terbang atau kereta api yang jadwalnya pasti, cobalah untuk lebih fleksibel, terutama ketika membawa kendaraan pribadi. Sesekali berhenti dan merasakan suasana lokal bisa menjadi pengalaman yang berharga bersama si kecil. Selain itu, hal ini juga bisa menurunkan tingkat stres orang tua.

Semoga Bermanfaat ^_^