Komponen Penting dalam Bekal Anak

Ketika anak dalam masa pertumbuhan, orang tua sebaiknya memberikan asupan makanan ekstra dengan kandungan gizi yang maksimal. Orang tua perlu menyadari pentingnya asupan gizi untuk mendukung pertumbuhan fisik dan otak anak-anak. Sadar gizi perlu, tapi jika memang tidak mengerti dengan detail tentang nilai gizi, yang paling penting adalah mereka sudah memenuhi kebutuhan gizi seimbang untuk anak-anak.

Gizi seimbang untuk anak meliputi aneka jenis makanan yang beragam, berwarna, dan berimbang, mulai dari keseimbangan asupan protein, karbohidrat, mineral, dan vitamin lainnya. Setidaknya jika kebutuhan asupan gizi anak terpenuhi, Anda sudah mendukung pertumbuhannya.

Pemberian asupan makanan yang bergizi dalam masa pertumbuhan anak ini memang tidak mudah untuk dilakukan, karena anak biasanya kurang suka menyantap makanan yang sehat. Di sinilah kreativitas orang tua sangat diperlukan, buatkan saja berbagai makanan yang dengan bentuk yang kreatif dan dan lucu, agar anak tertarik untuk makan.

Jika anak berada di rumah, makanan yang disantap pasti bisa dikontrol orang tua. Namun bagaimana Anda dapat mengontrol makanan yang disantap anak saat mereka di sekolah? Seperti diketahui belum tentu semua makanan di kantin sekolah memenuhi kandungan gizi yang dibutuhkan anak, agak sulit memang mengontrol makanan di luar rumah, namun agar kandungan gizi dalam makanan anak tetap terjaga, bawakan saja bekal dari rumah.

Perhatikan komponen makanan pada bekal anak Anda. Pastikan ada karbohidrat, protein, dan lemak. Komponen tersebut berperan menghasilkan energi, sehingga anak tidak mudah lemas dan letih. Selain itu, vitamin dan mineral juga berperan membantu proses metabolisme di dalam tubuh.

Bekal untuk anak sebenarnya tidak berbeda dengan bekal untuk orang dewasa. Biasanya terdiri dari makanan pokok (nasi, roti, mie, bihun, kentang, dan sebagainya), lauk pauk (ayam, daging, telur, dan sebagainya), serta sayur dan buah. Biasanya bekal untuk anak dibuat lebih menarik. Hal ini dikarenakan anak mudah merasa bosan dan mereka cenderung lebih tertarik membeli jajanan di luar. Itulah kenapa Bunda harus semakin kreatif menciptakan menu bekal yang menarik. Buatlah bentuk yang unik dan menggemaskan, tetapi tetap harus memenuhi kebutuhan gizi anak. Mungkin Bunda bisa coba menu berikut.

Roti Goreng Isi Kornet

 

 

 

 

 

 

 

Bahan-bahannya:

  • 3 lembar roti tawar
  • 5 sdm kornet sapi
  • 1/2 buah bawang bombay, cincang kasar
  • 1 buah bawang putih, cincang
  • 1 butir telur ayam
  • Sedikit tepung terigu
  • Sedikit garam dan merica
  • Margarin untuk menumis
  • Minyak untuk menggoreng

Cara membuatnya:

  1. Panaskan margarin, tumis bawang putih dan bawang bombay sampai wangi, masukan kornet, lalu tambahkan tepung terigu agar nggak lengket, masak sampai matang.
  2. Siapkan 1 lembar roti tawar, masukan 1 sdm kornet, tutup dan gulung roti. Lalu tekan-tekan pinggiran roti biar nggak mudah lepas.
  3. Kocok lepas telur, beri sedikit garam dan merica.
  4. Celup roti dalam telur hingga seluruh permukaan tertutup telur, goreng dalam minyak panas dengan api kecil. Setelah kecokelatan, angkat dan potong sesuai selera.

Nah Bunda, resep di atas dapat dicoba untuk bekal anak. Selain mudah dan praktis menu bekal di atas juga sudah memenuhi komponen makanan, yaitu karbohidrat, protein, dan lemak. Untuk memenuhi komponen vitamin dan mineralnya Bunda dapat berikan Vitabumin sebelum berangkat sekolah dan sebelum tidur malam.

Selain membuat anak semakin lahap makan, Vitabumin juga membantu anak agar tidak mudah sakit. Vitabumin mengandung madu yang berguna untuk menaikan daya tahan tubuh, menambah nafsu makan, menyembuhkan penyakit langganan anak seperti demam, batpil, dan sariawan. Temulawak yang berguna untuk meningkatkan nafsu makan, memperbaiki pencernaan, menaikan berat badan, dan memperbaiki pencernaan. Ekstrak ikan gabus berguna untuk penyerapan nutrisi, mencerdaskan otak anak, meregenerasi sel sehingga baik digunakan untuk terapi flek paru-paru.