Seafood Untuk Atasi Kolesterol

By | September 17, 2018

Seafood Untuk Atasi Kolesterol

Orang-orang yang telah mengetahui dirinya memiliki kadar kolesterol yang tinggi biasanya menghindari makanan laut. Padahal, justru ada beberapa jenis makanan laut yang bisa membantu dalam mengatasi kolesterol tinggi. Apa saja? Simak ulasannya.

1. Ikan salmon dan ikan tuna

Ikan salmon dan ikan tuna adalah dua jenis ikan yang banyak mengandung omega-3. Alih-alih menyebabkan kolesterol tinggi, omega-3 yang terkandung dalam dua ikan tersebut justru dapat membantu menurunkan kolesterol jahat (juga dikenal sebagai LDL atau low-density lipoprotein) dan meningkatkan kolesterol baik (dikenal sebagai HDL atau high-density lipoprotein). Jenis ikan lainnya yang juga kaya akan omega-3 adalah makarel.

Walau baik untuk dikonsumsi penderita kolesterol tinggi, tapi proses pengolahan ikan harus diperhatikan. Hindari menggoreng ikan karena cara memasak tersebut akan menghilangkan lebih dari 50 persen kandungan omega-3 di dalam ikan. Olah ikan dengan cara dipanggang, dikukus, atau dijadikan sup.

Untuk ikan salmon, jika Anda yakin kualitas ikannya sangat baik, mengonsumsinya mentah (ala sashimi atau poke bowl) juga baik untuk kesehatan.

2. Kerang

Pencinta kerang? Menilik gizinya, kerang merupakan salah satu jenis makanan laut yang kaya akan kandungan vitamin B12, kalsium, zat besi, dan fosfor yang tinggi. Vitamin dan mineral dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan sekaligus kesehatan tulang dan saraf.

Apakah kerang mengandung kolesterol? Ya. Namun, berbagai studi menemukan bahwa kolesterol yang terkandung dalam kerang sulit diserap oleh usus, sehingga sebagian besar kolesterol dari kerang akan dikeluarkan tubuh melalui feses.

Berbeda dengan cara memakan ikan salmon, sebaiknya tidak mengonsumsi kerang yang tidak dimasak. Sebagian kerang mengandung bakteri Vibrio vulificus yang dapat menyebabkan keracunan makanan. Cara terbaik memasak kerang adalah dengan mengukus atau merebusnya.

3. Udang dan lobster

Udang dan lobster adalah salah satu hidangan laut terfavorit karena rasanya yang lezat. Namun, baik udang maupun lobster sering dianggap sebagai penyebab kolesterol tinggi. Ini tidak sepenuhnya benar. Mengapa?

Di satu sisi, udang dan lobster memang mengandung kolesterol. Namun, di sisi lain kedua makanan tersebut juga mengandung omega-3 yang tinggi. Omega-3 mampu menetralisir kolesterol jahat di dalam darah. Sebagai tambahan, udang dan lobster juga mengandung selenium dan zat besi yang cukup tinggi—yang mana kedua mineral ini sangat dibutuhkan tubuh untuk menjaga sistem imunitas agar tak mudah sakit.

Cara memasak udang dan lobster juga perlu diperhatikan. Agar kolesterol tak makin banyak, hindari mengonsumsinya dengan cara digoreng. Merebus atau mengukusnya akan memberikan nutrisi yang lebih baik. Atau juga dapat menumisnya dengan minyak zaitun atau minyak bunga matahari.

Jadi tak semua makanan laut menyebabkan kolesterol tinggi. Namun, walaupun tiga makanan laut yang disebutkan di atas kaya nutrisi dan bisa membantu mengatasi kolesterol tinggi, tapi jangan sampai lengah, dan tetap tahu batasan dalam mengonsumsinya.

Supaya tak mengakibatkan kadar kolesterol melonjak, sebaiknya makanan laut ini dikonsumsi tak lebih dari tiga kali dalam seminggu dan porsinya tak lebih dari 150 gram. Selain itu pastikan juga untuk mengolah makanan laut dengan tepat.

Masalah kolesterol mungkin merupakan masalah tersembunyi. Biasanya terkadang menyerang tanpa tanda-tanda dan gejala yang jelas. Meskipun mungkin Anda tidak dapat mengetahui kadar kolesterol dengan sendirinya, ada hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kadar kolesterol Anda tetap berada dalam ambang batas normal. Salah satunya adalah dengan menjaga gaya hidup, pola makan, dibarengi dengan olahraga teratur.

Selain menu sehat di atas yang anda bisa coba di rumah, salah satu rekomendasi yang bisa Anda dapatkan sebagai penurun kolesterol adalah dengan mengkonsumsi Ofir. Jenis suplemen yang dibuat dari bahan alami ini akan membantu Anda dalam meredakan permasalahan kolesterol yang sangat tinggi. Tidak hanya itu saja, dengan Ofir, Andapun akan bebas mengkonsumsi makanan berlemak seperti halnya gule, soto, rawon dan berbagai jenis makanan yang bersantan kental. Untuk itu, selalu sediakan penurun kadar kolesterol Ofir sebagai teman makan Anda di manapun Anda menyantap makanan kesukaan Anda.

Banyak orang yang meragukan keamanan dari produk Ofir sebagai suplemen penurun kadar kolesterol dalam tubuh. Perlu diketahui produk ini 100% aman dan tidak menyebabkan permasalahan kesehatan lainnya dalam jangka panjang asalkan dikonsumsi sesuai dengan aturan yang berlaku. Dilain sisi, produk penurun kolesterol ini juga dibuat dari bahan herbal, sehingga Andapun tidak perlu meragukan kualitas dari bahan tersebut yang sering kali diklaim memiliki bahan kimia di dalamnya.

Untuk itu, bagi Anda yang saat ini mengeluhkan permasalahan tingginya kadar kolesterol dalam tubuh yang menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, akan lebih baik jika kini Anda mulai mengkonsumsi penurun kolesterol. Dengan membawanya kemanapun Anda pergi, tentunya Anda akan bisa mengkonsumsinya setelah makan makanan yang mengandung bahan lemak seperti halnya soto, gulai dan makanan bersantan lainnya. Jadi, masihkah Anda takut mengkonsumsi makanan berlemak? Jangan takut lagi, kan sekarang ada Ofir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *